03 Sep 2023 - by Super Admin

Kuping Gajah

Tanaman

Tanaman hias kuping gajah atau anthurium adalah salah satu tanaman favorit yang digemari banyak orang. Bentuk, warna, dan ukuran yang unik ini menyerupai kuping gajah, tidak heran keunikan inilah yang menjadi ciri khas tanaman ini.

Bagi Anda yang tertarik untuk ikut mengoleksi tanaman hias, tidak ada yang namanya ‘ketinggalan zaman’. Bila masih ragu ingin memulai dari jenis tanaman mana, coba tanaman kuping gajah yang cukup mudah dalam perawatannya. Dalam artikel ini, pembahasan akan meliputi:

  1. Mengenal Apa Itu Tanaman Kuping Gajah
  2. Manfaat Tanaman Kuping Gajah
    1. Menghilangkan Stres
    2. Mengobati Penyakit Kulit
    3. Mengatasi Diabetes
    4. Mengobati Bengkak di Tenggorokan
  3. Cara Merawat Tanaman Kuping Gajah di Rumah
  4. Harga Tanaman Kuping Gajah

1. Mengenal Apa Itu Tanaman Kuping Gajah

Disebut tanaman kuping gajah karena punya daun berwarna hijau dan berbentuk lonjong mirip dengan kuping gajah. Foto: American Meadows

Anthurium crystallinum atau yang dikenal dengan nama tanaman kuping gajah adalah tanaman hias dari keluarga Araceae. Dilansir dari Jogja Benih Provinsi Jogja, tanaman kuping gajah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Batang berdiri tegak
  • Daunnya tunggal, lebar daun mencapai 15-20 cm
  • Daun berwarna hijau dan berbentuk lonjong mirip dengan kuping gajah
  • Tulang daun menyirip dan berwarna keputih-putihan
  • Bentuk bunga majemuk, berkelopak bulat
  • Memiliki mahkota berwarna kuning
  • Akar rhizoma
  • Tidak tahan dibawah terik matahari

Selain ciri-ciri diatas, khas dari tanaman kuping gajah yaitu warna daun hijau gelap seperti beludru, dengan tulang daun berupa urat-urat hijau muda keputihan yang membentuk pola hiasan berwarna perak.

2. 4 Manfaat Tanaman Kuping Gajah

Tanaman kuping gajah punya banyak manfaat salah satunya meredakan stres. Foto: Knowledgecity

Memelihara tanaman hias merupakan sebuah kegiatan yang bermanfaat. Jika dirawat dengan baik, tanaman bisa membuat rumah terlihat lebih segar dan menarik. Tidak hanya itu, sejak beberapa tahun terakhir, banyak orang tak sekedar memelihara dan merawat melainkan juga membudidayakan tanaman hias untuk sumber penghasilan tambahan.

Ada banyak sekali jenis yang secara mendadak populer dan nilainya meningkat drastis. Diantaranya adalah tanaman kuping gajah. Dan siapa sangka, tanaman ini tidak hanya sekadar mampu menjadi tanaman hias untuk mempercantik rumah, namun juga kaya manfaat. Lantas apa saja manfaat tanaman kuping gajah?

1. Menghilangkan Stress

Cara merawat tanaman yang tepat ternyata memberi keuntungan bagi hidup pemiliknya. Sebuah studi yang diterbitkan Journal of Physiological Anthropology menemukan bahwa adanya tanaman di rumah dapat membuat Anda merasa lebih nyaman, tenang, dan alami sehingga mampu mereduksi stres fisiologis dan psikologis.

Tentunya hal tersebut berlaku jika Anda merawat tanaman kuping gajah. Pola serta warna daunnya yang cantik sudah pasti mampu menyegarkan mata akibat beraktivitas seharian penuh. Kegiatan menyiram tanaman kuping gajah pun dapat membuat badan terasa lebih bergairah.

Hobi merawat tanaman memang sedang populer saat ini. Tanaman kuping gajah salah satunya. Dengan merawatnya akan terasa lebih menyenangkan jika dilakukan di rumah sendiri. Ingin cari rumah sendiri dengan harga Rp1 miliar di Jakarta Timur, cek rekomendasinya di sini!

2. Mengobati Penyakit Kulit

Bagaimana cara menggunakan tanaman kuping gajah sebagai obat untuk penyakit kulit? Sebenarnya sangat sederhana, ambil daun tanaman kuping gajah lalu haluskan lalu ditapalkan pada area yang ingin diobati. Diamkan hingga kering dan bisa menggantinya dengan yang baru hingga sembuh.

Laman Jogja Benih Provinsi Jogja menjelaskan, daun pada tanaman kuping gajah kaya akan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh karena mengandung sejumlah zat pada bagian batang dan daunnya seperti saponin, flavonida, dan tanin yang memiliki sifat anti radang juga anti bakteri.

12 Tanaman Perdu Paling Cocok untuk Menghias Rumah Cantik Anda

3. Mengatasi Diabetes

Salah satu bagian dari tanaman kuping gajah yang cukup bermanfaat adalah bagian akarnya. Akar dari anthurium mempunyai manfaat yang sangat baik untuk mengobati diabetes. Akar dari tanaman hias satu ini dapat mengontrol kadar gula darah, sehingga dapat membantu para penderita diabetes.

4. Mengobati Bengkak di Tenggorokan

Tanaman kuping gajah selain mudah ditanam, juga berfungsi mengobati bengkak pada mulut dan tenggorokan. Hal ini karena adanya sifat anti-inflamasi pada senyawa tersebut. Untuk mengobatinya, rebus daun tanaman kuping gajah sampai benar benar mendidih dan minum air rebusan secara rutin dan teratur.

3. Cara Merawat Tanaman Kuping Gajah di Rumah

Untuk merawat tanaman kuping gajah, penyiraman dan pemupukan saja tidak cukup. Foto: Pinterest

Kendati sekadar menjalankan hobi mengisi waktu luang, tetap saja sebaiknya Anda tidak bisa sembarangan dalam merawat tanaman. Pasalnya tanaman adalah makhluk hidup yang bernyawa, yang butuh teknik dan perhatian khusus agar bisa tumbuh subur.

Tanaman kuping gajah merupakan salah satu jenis tanaman indoor. Pasalnya, paparan sinar matahari langsung akan membuatnya cepat layu dan gagal tumbuh subur.

Hal ini juga berlaku saat Anda memutuskan untuk merawat tanaman kuping gajah. Agar tumbuh subur, mungkin diketahui sebagian orang hanya sebatas penyiraman dan pemupukan. Akan tetapi hal tersebut belum cukup sepenuhnya, sebab ada faktor penting lain yang mendukung kesuburan tanaman kuping gajah. Penanganan yang salah bisa membuat tanaman hias ini menjadi layu bahkan mati. Jadi, apa yang perlu dilakukan?

  1. Dilansir The Spruce, tanaman ini hidup di cuaca tropis. Oleh karena itu, tanaman kuping gajah harus diletakkan ditempat yang sejuk dan tidak terpapar langsung oleh sinar matahari. Jika terlalu banyak terpapar sinar matahari, daun tanaman kuping gajah akan menjadi kuning dan kering. Alih-alih sinar matahari yang teduh bisa mempercantik warna daunnya.
  2. Memilih media tanam yang tepat akan membantu proses pertumbuhan tanaman ini. Caranya tanam kuping gajah di tanah yang lembab dan kaya nutrisi. Bisa dicampurkan dengan pupuk kompos maupun pupuk organic agar subur.
  3. Pastikan tanaman mendapatkan cukup banyak air untuk kelembaban tanah. Jangan biarkan tanaman kering. Jika tanaman mulai terlihat akan mati, jangan lakukan penyiraman. Anda bisa menunggu sampai daun kembali muncul. Proses ini memang akan cukup lama.
  4. Setelah itu, berikan pupuk tanaman bisa menggunakan pupuk cair atau pupuk khusus tanaman indoor. Jangan memberikan terlalu banyak pupuk karena bisa membakar daun tanaman.
  5. Tanaman kuping gajah lebih baik berada di lingkungan yang hangat sekitar 21-29 derajat celcius.
  6. Tanaman kuping gajah merupakan tanaman berumbi. Anda bisa memperbanyak tanaman ini, jika umbi tanaman ini sudah bertumbuh minimal enam bulan. Pisahkan umbi kuping gajah di pot lain dan tanam bagian yang mengandung daun.
  7. Saat daun tanaman kuping gajah sudah mulai penuh di dalam pot, sebaiknya Anda pindahkan daun tersebut ke pot kosong lain. Sebab, daun kuping gajah membutuhkan ruang untuk pertumbuhan dan nutrisi. Apabila pot terlalu penuh daun akan membuat tanaman menjadi sulit bertumbuh.

Share on:

push('scripts')